Saturday, July 16, 2016

2016-01-17 One Day Trip ke Pulau Tunda dan Pulau Tiga di Propinsi Banten

Hari Sabtu malam, tanggal 16 Januari, pukul 10 berangkat dari Teminal Kalideres naik bus malam dengan Steve Tedjo dan 11 orang lainnya menuju Mall of Serang di Serang Timur. Kemudian dengan 27 orang lainnya... total 40 orang kita menuju Pelabuhan Karangantu dengan menyewa 4 mobil angkot. Kali ini kita ikut rombongan Backpacker Jakarta dikoordinir oleh Bang Muhamad Sigit (Baim) dan Mas Eko Purwanto dengan guide Alay.

Sesampainya di Pelabuhan Karangantu, kita beristirahat sambil menunggu pagi. Saat malam hari, datang tanpa diduga Bang Ridho July, guide lokal saya di kunjungan kedua, kunjungan sebelumnya. Maklumlah antar guide saling kenal dan saling bersahabat. Sembari menunggu datangnya pagi, semua teman beristirahat, ada yang di kapal, ada yang di beranda kios di dekat kapal. Sekitar pukul 5 pagi, dua kapal berangkat ke Pulo Tunda. KM Mandiri berkapasitas 30 orang digunakan dengan tambahan satu kapal yang berkapasitas lebih kecil.

Suasana bagian depan KM Mandiri (foto: Flory)



Perjalanan menuju Pulau Tunda...Me, my boy, and my buoy... (foto: Flory)







Akhirnya sampailah kita di Pulau Tunda... Berpose dengan Steve, si bungsu.


Kali ini adalah kali pertama Steve Tedjo di Pulau Tunda, dan kali ketiga bagi saya.



Rumah Bang Alay... guide lokal kita pada kunjungan kali ini.






Steve Tedjo di Dermaga Galau... begitu mereka menyebutnya untuk dermaga kayu di bagian utara pulau ini...







Steve Tedjo senang sekali melihat air laut yang jernih... langsung bermain air di pantai utara ini...

Sepertinya bad-mood dan kelelahan selama perjalanan terbayar sudah...

Di atas KM Mandiri... bersiap untuk spot snorkeling...



Me and my son...



Snorkeling... (foto: Flory)







Di Pulau Tunda, saya sempat bertemu juga dengan Bang Ronald Ansori, guide lokal waktu kunjungan pertama. Bang Ronald sedang membawa kelompok lain.

Rombongan bersnorkeling ria, sementara itu di spot pertama arus tenang menghanyutkan.. . Bang Ochiet membantu bang Alay mengawasi teman-teman yang snorkeling.


Nemo Pulau Tunda (foto: Baim)


Nemo Pulau Tunda (foto: Baim)


Spot snorkeling pertama... Buoy saya pasang 40 meter dari kapal, Bang Asep Saepuddin sedang di atasnya. Pada spot pertama terlihat saya sedang berjuang membawa Steve Tedjo melawan arus untuk kembali ke kapal. (foto: Flory)







Steve mungkin sempat terbawa sampai sekitar 200 meter dari kapal. Steve yang belum mahir finning, saat ditarikpun kadang-kadang dalam kondisi berdiri sehingga semakin terkena arus dan semakin berat.

Spot kedua di bagian utara pulau, di dekat Dermaga Galau, bertemu dengan guide lokal Bang Sobri. Saya Bang Sobri dan Bang Ochiet, kita bertiga bermain sampai ke kedalaman 12 meter. One day trip memang tidak memberikan waktu yang panjang, saatnya kita harus kembali ke rumah Bang Alay untuk bilas dan makan siang. Selanjutnya berkemas dan berangkat ke Pulau Tiga.



Peserta One Day Trip Pulau Tunda Backpacker Jakarta (foto: Baim)


Peserta One Day Trip Pulau Tunda Backpacker Jakarta (foto: Baim)



Sampai di Pulau Tiga...

Pulau Tiga disinggahi dalam perjalanan pulang. Hanya untuk berfoto. Buat saya pulau ini kurang menarik. Ada bagian pantai yang ditutup sehingga arusnya buntu, air laut tidak mengalir, koral dan tumbuhan banyak yang mati di bagian itu, menyebarkan aroma yang kurang sedap. Entahlah, rasanya tidak ada keinginan untuk mengunjungi pulau ini di lain waktu.







Tarip jasa di Pulau Tiga...















Sunset...

Sunset...



Main Air Yuuk...

Gunadi TK

No comments:

Post a Comment