Tuesday, July 5, 2016

2015-11-14 Menyelam di Reruntuhan Kapal USAT Liberty di Tulamben

Hari Sabtu, 14 November 2015, kita menyelam sekitar 200 meter dari belakang hotel Paradise, menuju lokasi reruntuhan USAT Liberty. Tepatnya di belakang hotel Padma.


SEJARAH USAT LIBERTY

USS Liberty (ID-3461) diluncurkan pada tanggal 19 June 1918 oleh the Federal Shipbuilding Company di Kearny, New Jersey, digunakan Angkatan Laut Amerika Serikat pada tanggal 7 October 1918. Liberty pernah membawa barang sebanyak 436 ton kargo US Army dan 2072 ton besi rel kereta api dari New York sampai ke Perancis.
USS Liberty (ID # 3461) Fitting out at the yard of her builder, the Federal Shipbuilding Co., Kearny, New Jersey, circa September 1918. This freighter was in commission from October 1918 to May 1919. (Photo: U.S. Naval Historical Center Photograph, September 1918)










US Army Transport (USAT) Liberty sedang dalam perjalanan dari Australia ke Filipina membawa muatan komponen rel kereta api dan karet, saat ditorpedo oleh kapal selam Jepang I-166 pada Perang Dunia II, tepatnya pada tanggal 11 January 1942 di sekitar Selat Lombok. Kemudian Liberty dibawa oleh kapal US Destroyer Paul Jones dan Dutch Destroyer Van Ghent menuju Pelabuhan Celukan Bawang di Singaraja, pelabuhan dan pusat administrasi Belanda pada saat itu. Namun karena sudah terlalu banyak air yang masuk, Liberty kemudian di istirahatkan dulu di pantai Tulamben. Pada tahun 1963, karena gempa yang diakibatkan oleh letusan Gunung Agung, menyebabkan Liberty bergeser dari pantai dan tenggelam ke laut berdasar pasir. Saat ini USAT Liberty menjadi spot menyelam yang populer di Bali dengan kedalaman dari 7.6 meter sampai dengan 30.5 meter (25 sampai 100 feet).
(sumber: Wikipedia)


MENYELAM DI SPOT USAT LIBERTY

Di hotel kita menginap, terdapat gambar mengenai di reruntuhan USAT Liberty.
Gambar sketsa reruntuhan USAT Liberty, berkisar dari 5 meter sampai kedalaman 30 meter.



Sketsa posisi tenggelamnya USAT Liberty.

 Lokasi pantai tengggelammnya USAT Liberty… Sekitar 200 meter menjauhi tempat kita menginap, tepatnya di belakang hotel Padma.









 Reruntuhan USAT Liberty







Ikan ini ramah menemani … ukurannya sekitar dua kali telapak tangan kita











Ada dasar yang terlihat penuh lumpur… berada di kedalaman sekitar 10 meter… terlihat binatang yang mencari makanan dan menjulurkan badan sekitar satu meter … dugaan saya sih belut laut… Tempat ini jadi semacam Eel Garden. Saat kita menyelam 2-3 meter ke arah mereka, belut tersebut langsung segera masuk ke sarangnya lagi secara serentak.


Video menyelami USAT Liberty.

Setelah selesai menyelam di USAT Liberty Shipwreck, kemudian kita bilas dan berpose sejenak bersama sebelum meninggalkan Tulamben untuk kembali ke bandara dan terbang ke Jakarta.









 Teman-teman dari Satu Nafas Freedive.

Gunung Agung melatarbelakangi lahan yang kering di musim kemarau berkepanjangan ini… Pemandangan arah pulang dari Tulamben menuju Kuta.

Salam
Gunadi TK

No comments:

Post a Comment