Saturday, May 21, 2016

2016-05-12 Makan Siang Bersama Bapak Bupati Berau

Kemarin, tanggal 11 Mei 2016, menikmati teknologi modern, berpindah dari satu kota ke kota lain dalam waktu singkat. Jakarta - Tangerang - Balikpapan - Berau. Lalu makan malam di tepian Sungai Segah. Bongkar-bongkar barang bawaan di tempat tidur.

Pagi hari ini, 12 Mei, saya terbangun dan matahari sudah bersinar. Kutemukan gadget tablet di bawah badanku. Rupanya semalam badan sudah lelah dan segera tertidur. Di ranjang sebelah terlihat bang Riza dan bang Diyan tidur bersama.... hahaha... Paduan kurus tinggi dan imut. Mungkin karena Bang Diyan tidak mau sekamar sendirian, jadinya nimbrung ke kamar kita.

Sementara yang lain masih tidur, saya turun ke pelataran parkir untuk menghirup udara segar, menikmati matahari, dan sedikit berfoto-ria.

Guest House Mulia, tempat kita tidur semalam. — at Guest House Mulia.


Papan nama Guest House Mulia. — at Guest House Mulia.

Guest house Mulia terletak masuk ke dalam Gang Pandan Wangi, bukan di tepi jalan besar Jalan Durian 3. Bangunannya terdiri satu bangunan tingkat tiga. Kamar cukup modern dan bersih. Untuk harga, saya tidak menanyakannya karena sudah disupport oleh mas Harry Gunawan dari Derawan Fisheries dari saat mendarat di Bandara Kalimarau, sampai saat nanti kembali ke Bandara Kalimarau. Jadi isi dompet aman.

Guest house ini dipilih karena dekat dengan lokasi rumah bapak dari mas Harry yang berada di tepi Jalan Durian 3, jadi faktor kepraktisan menjadi pertimbangan utama. Kita cukup jalan kaki saja ke rumah beliau. Selain itu karena memang sebenarnya rencana awal adalah tanggal 12 siang ini pukul 12 kita seharusnya baru datang di Bandara Kalimarau, jadi ini acara tambahan. Tujuan lain adalah mengumpulkan peserta kelompok terbang (kloter) pertama saya dan kawan-kawan, lalu kloter kedua mbak Aqied dan kawan-kawan, lalu sisanya tanggal 12 siang ini. Banyak juga tempat menginap yang bagus di seluruh Tanjung Redep ini, jika teman-teman mau mampir ke kota ini, bisa dicari melalui internet.

Mobil operasional mas Harry terparkir di pelataran. Mobil ini selain sebagai identitas, juga berfungsi sebagai sarana promosi. Sebuah Mitsubhisi Double Cabin warna hitam. Selain sopir, dapat memuat satu baris penumpang lagi, dan di bagian belakangnya bisa untuk memuat barang-barang bawaan seperti tas carrier, koper dan sebagainya.

Mobil Derawan Fisheries yang gagah... Mistsubishi Double Cabin dengan cutting sticker yang menawan. — with Harry Gunawan at Guest House Mulia.


Detail Derawan Fisheries di mobil. — with Harry Gunawan at Guest House Mulia.


DAMN! I LOVE INDONESIA. — with Harry Gunawan at Guest House Mulia.


Sticker yang oke... — with Harry Gunawan at Guest House Mulia.

Pagi itu segera saya menyantap sarapan imut yang disediakan pihak guest house, sepiring mie goreng dengan sepotong ayam super mini yang kalau dilihat daging dan tulangnya sangat bersaing.... hahaha... tak apalah, semuanya selalu saya syukuri. Minumnya segelas teh manis hangat yang sangat melegakan...

Oh iya... guest house ini juga menyediakan free wifi yang lumayan kenceng dibandingkan paket data saya yang unlimited dan super irit.

Teman-teman baru mulai bangun agak siangan, maklum di sini tidak ada obyek foto sunrise dan pastinya mereka semua kelelahan. Saya mandi dan langsung memakai baju kaos berkerah. Sore kemarin kita mendapat kabar gembira yang sebenarnya merupakan double surprise. Yaitu undangan makan siang bersama bapak Bupati Berau, suatu kehormatan yang jarang diperoleh seorang pendatang backpacker seperti saya ini...  Nah surprise kedua adalah karena saya hanya bersiap ke pantai, barang bawaan untuk freedive biasanya cukup banyak, sehingga saya hanya memakai celana pendek, tidak pernah membawa celana panjang lagi untuk ke pulau dan ke pantai. Apalagi panitia tidak pernah memberitahu bakalan ada acara formal maupun semi formal apapun. Celana pendek yang saya bawapun sangat kusam... tidak akan menarik hati gadis-gadis cantik ... hahaha...  Sungguh tidak pantas jika saya memakai celana pendek ke kantor Kabupaten. Official team mas Angga, mas Daniel, dan mas Ringga mempunyai masalah serupa. Mas Diyan juga tidak membawa celana panjang. Mas Riza membawa celana panjang, namun yang pasti tidak akan muat di paha dan pinggang saya yang semok ini...

Untunglah mas Riza membawa celana gunung yang panjang tipis hitam yang bisa muat di badan saya, namun harus sangat extra hati-hati dalam bergerak, karena bisa jadi mudah sobek. Lumayanlah untuk menyelamatkan acara ini.

Bus mini dari Pemerintah Kabupaten Berau sudah siap menunggu di Jalan Durian 3. Saya berjalan kaki sekitar 100 meter.
Mobil bus yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Berau sudah siap menjemput kita untuk menuju ke kantor kabupaten. Bus ini pula yang akan mengantar kita ke Pelabuhan Tanjung Batu dan rencananya menjemput teman-teman yang pulang tanggal 15 Mei dari Tanjung Batu. Pihak Derawan Fisheries hanya diminta membayar ongkos solarnya. — with Harry Gunawan in Tanjung Redep, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Kabupaten Berau wilayahnya sangat luas, namun untuk kotanya sendiri tidak besar, sehingga tidak perlu waktu lama untuk mencapai kompleks Kantor Kabupaten Berau.

Bapak Bupati pagi itu sedang ada acara pembekalan, sehingga kita menunggu cukup lama, mungkin hampir sekitar dua jam. Kita diarahkan untuk menunggu di taman yang terletak di dekat sungai dan terdapat sebuah gazebo di tengah-tengah kolam ikan. Cukup asri. Kita memanfaatkan waktu untuk saling berkenalan sesama peserta dan ngobrol tak tentu arah.


Rombongan diminta menunggu di gazebo kolam ikan di kantor kabupaten. — with Devi Junita in Tanjungredep, Kalimantan Timur, Indonesia.


Setelah sabar menunggu, akhirnya kita semua dapat bersalaman dengan bapak bupati dan memasuki rumah jabatan beliau. Segera kita antri mengambil makanan yang disajikan prasmanan. Lalu menempati beberapa meja yang sudah dipersiapkan. Beberapa staf kabupaten juga ikut serta dalam jamuan makan siang ini.

Bapak Bupati Muharram cukup ramah sebagai tuan rumah. Rupanya acara ini diusulkan oleh mas Ketua KNPI setempat yang saat itu berbaju biru dan mas Jipeng dari media sosial Berau Kita yang berbaju hitam.

Suasana santai yang memecah kekakuan acara makan siang bersama Bapak Bupati Muharram, di rumah jabatan bupati Kabupaten Berau. — withHarry Gunawan and Vira Anggraeni at Kantor Bupati Berau.


Rupanya tadi sembari menunggu acara, beberapa official team dari trip ini menjemput teman-teman yang siang ini sampai di Bandara Kalimarau, dan langsung dibawa ke kantor kabupaten untuk bergabung dengan kita di acara jamuan makan siang ini.
.
This type of photograph is so rare to me.... Group photo with Mr. Muharram - regent of Berau, East Kalimantan Province... — with Ennitan Karokaro,Dyan Kurnianto PAQida Shohiha and 13 others at Kantor Bupati Berau.


Berfoto ria bersama Bapak Bupati Muharram. — with Vira AnggraeniHarry GunawanDevi Junitaand Agnes Felicia at Kantor Bupati Berau.

Menu makan siang penuh gizi, menunya istimewa, piringnya istimewa, tempat makannya juga istimewa. — at Kantor Bupati Berau.

Kopi hitam istimewa, cangkirnyapun bukan sembarang cangkir... Sayang baru diseruput setengah... sudah harus buru-buru pergi....Hahaha... — at Kantor Bupati Berau.


Sejujurnya saya pribadi seorang yang tidak terlalu menyukai acara formal. Namun sebagai peserta trip saya mengikuti alur acara saja. Hal yang juga baik menurut saya, membuat Derawan Fisheries sendiri dikenal oleh Bapak Bupati, sehingga dalam menentukan kebijakan berikutnya dapat lebih mendukung sektor pariwisata untuk Pulau Derawan dan sekitarnya. Selalu ada hikmahnya....

Sementara itu hal yang kurang baik menurut saya adalah.... saya sudah rindu laut... dari kemarin hanya di darat saja... sedangkan saat ini udara sangat panas dan kita masih berada di kota dalam balutan busana semi formal....

Lega rasanya kita berpamitan dan segera naik ke bus yang telah disediakan. Oh iya... ternyata ada teman yang sedang menunaikan ibadah sholat... yah kita tunggu saja....

Dan pukul 13.30 kita baru meninggalkan lokasi kantor kabupaten ini untuk menuju ke Pelabuhan Tanjung Batu...

Sampai ketemu di pelabuhan.... ngeeeeeeeng....

Gunadi TK


Sebelumnya:
http://mainairyuuk.blogspot.co.id/2016/05/2016-05-11-pertama-kali-ke-berau.html

Sesudahnya:
http://mainairyuuk.blogspot.com/2016/05/2016-05-12-akhirnya-sampai-di-pulau.htmll

No comments:

Post a Comment