Showing posts with label Trip Pulau DKI Jaya. Show all posts
Showing posts with label Trip Pulau DKI Jaya. Show all posts

Tuesday, July 26, 2016

2016-04-16 Kali Kedua MAY ke Pulau Payung


Hari Sabtu pagi, 16 April 2016, pukul 04:30, matahari belum bersinar, istirahat masih kurang rasanya, badan belum siap untuk melakukan aktivitas, setelah semalam pukul 1:30 baru saja selesai packing.

Saat itu Gojek yang saya panggil belum datang, sudah 10 menit lebih. Akhirnya saya telepon dan ternyata pengemudi baru tau kalau dia harus membawa saya ke Kaliadem. Alasannya sistem yang melakukan pemilihan, bukan dia yang mengklik menerima order saya. Sepuluh menit kemudian barulah dia datang.

Sunday, July 17, 2016

2016-02-27 Ke Pulau Pramuka Bersama Freedive Jakarta

Hari Sabtu, tanggal 27 Februari 2016, pagi-pagi berangkat naik Go Jek... moda transportasi motor online yang baru kali ini saya coba. Tepat sekali ternyata saya menggunakan Go Jek, karena sesampai di Muara Angke menuju Kaliadem banjir sekitar 20 cm. Bahkan abang Go Jek-nya sampai terpaksa memasukkan kakinya ke dalam air keruh yang sangat berbau dikarenakan jalanan macet dan harus berhenti dahulu. Selayaknya saya memberikan tips untuk dedikasinya yang luar biasa.

Senang sekali bepergian dengan teman dari berbagai komunitas. Kali ini beberapa rekan dari komunitas Freedive Jakarta mengajak main air di Pulau Pramuka, ajakan yang cukup mendadak dan tanpa planning jauh-jauh hari.

Wednesday, July 13, 2016

2015-12-05 Berlatih Freedive di Pulau Payung di Kepulauan Seribu bersama MAY

Delapan anggota grup Main Air Yuuk ikut memeriahkan suasana sebuah trip. Kali ini kita menggabungkan diri dengan rombongan open trip Ardventure yang sudah terisi 6 orang peserta dan 2 crew. Open trip Ardventure sendiri merupakan suatu open trip yang sedang berkembang yang dimiliki oleh mas Gusti Rahmat. Memang belum sebesar trip operator lain yang relatif lebih lama. Semoga semakin maju. Kita berharap keikutsertaan kita di trip tersebut memberi suasana lebih meriah dan membantu meringankan biaya yang harus dibagi kepada peserta keseluruhan. Untuk anggota MAY diberlakukan share cost.

Berangkat tanggal 5 Desember 2015 pagi via Kali Adem, naik Kapal Bima berhenti di Pulau Payung Besar, kemudian Kapal Bima melanjutkan lagi ke Pulau Tidung Besar.

2015-11-29 Berkunjung Lagi ke Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut di Kepulauan Seribu

Kolam renang Senayan sedang keruh, kolam lain kabarnya juga sama, apa daya... Ada baiknya menjelajah pulau yang dekat saja, yang bisa berangkat dan pulang hari yang sama, Motoran saja ke Tanjung Pasir menyeberang ke Pulau Untung Jawa. Ada satu teman yang katanya mau ikut serta motoran, ditunggu-tunggu tak kunjung tiba. Screenshot Google Map pun sudah dilayangkan, tertap saja tidak tahu kabarnya. Ah sudahlah... lanjut saja. Motor bebek Honda saya tetap melaju santai namun pasti. Sambil sesekali mencek lokasi di peta.

Saat terakhir ke sana, saya menggunakan mobil lewat jalan tol dan itupun nyasar karena salah mengambil pintu keluar tolnya. Ada pintu baru yang saya kira harus keluar di situ. Dulu pintu tol itu tidak ada. Kali ini saya melihat peta dan mencari jalur lain, lewat Jalan Jurumudi.



Saturday, July 9, 2016

2015-10-10 Camping Ceria di Pulau Karang Congkak di Kepulauan Seribu

10 Oktober 2015, total 44 orang berkumpul di Kaliadem untuk berkemah di Pulau Karang Congkak di Kepulauan Seribu. Pulau Karang Congkak pulau yang kecil dengan pantai berpasir yang landai, sehingga kapal kecil berkapasitas 25 orang tidak dapat merapat. Untuk naik dan turun kapal, kita harus menggendong barang bawaan kita agar tidak terkena air laut. Setelah mendarat kembali, 9 orang memutuskan segera pulang, 35 orang sisanya makan seafood di Muara Angke.


2015-08-29 Camping dan Freediving di Pulau Hiu Besar di Kepulauan Seribu


Empat belas orang menuju Pulau Hiu, sesampainya di Pulau Harapan ada penambahan 4 orang lagi rombongan dari Bekasi yang belum mempunyai tujuan dan akhirnya ikut ke Pulau Hiu. Delapan belas orang camping di sana. Dalam perjalanan antara Pulau Harapan dan Pulau Hiu, kita berhenti di dua spot snorkeling. Sayang banyak partikel terbawa arus air yang menyebabkan hasil yang kurang bagus untuk foto underwater. Pulau Hiu (Yu Besar) tidak memiliki fasilitas air tawar dan tidak ada penghuninya.




Mempersiapkan tenda dan hammock, sesampainya di Pulau Hiu — at Pulau Hiu, Kepulauan Seribu.


2015-07-04 Ke Pulau Harapan di Masa Puasa

Bersepuluh kita menuju Pulau Harapan dan sekitarnya. Dalam masa puasa ini, Pulau Harapan sempat ditutup untuk wisata selama beberapa hari, beruntung tanggal 4 Juli 2015 sudah dibuka. Jumlah wisatawan yang sedikit membuat kita semua menikmati trip kali ini dengan lebih menyenangkan bila dibandingkan dengan trip ke Pulau ini sebelumnya.


Kapal Miles 2 geladak bawah, terisi kurang dari 20 orang saja, di antaranya kami bersepuluh. Sementara geladak atasnya penuh tapi tidak berdesak-desakan. — at Dermaga Pelabuhan Muara Angke.

2015-06-06 Mengikuti Open Trip ke Pulau Harapan dan Sekitarnya

Ada beberapa acara yang sedianya akan diikuti, namun satu persatu tidak jadi dilaksanakan pada tanggal 6 Juni oleh penyelenggaranya, dan info pembatalannya baru diterima pada tanggal 5. Memang setiap bulan, saya menjadwalkan sekali untuk pergi ke pulau-pulau yang dekat saja. Akhirnya mencoba mencari open trip yang masih bisa diikuti pada sore hari tanggal 5 tersebut. Beberapa open trip rata-rata sudah penuh. Akhirnya tersambung dengan Chevis Lie, salah satu penyelenggara open trip. Dari Chevis Lie, saya diarahkan ke Mas Dida Adjie. Pas sekali Mas Adjie punya open trip yang masih bisa disisipin satu peserta.

Packing dadakanpun dilakukan malam itu. Tanggal 6 Juni 2015 pagi, berangkat ke Pelabuhan Muara Angke. Peserta open trip hanya 11 orang di luar crew travel dan lainnya, dan ini merupakan trip dengan jumlah peserta paling sedikit yang selama ini saya ikuti.

2015-05-16 Camping dan Freediving di Pulau Papatheo, Kepulauan Seribu

Tanggal 16 Mei, sekitar 30 orang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, menaiki kapal Miles 2 menuju Pulau Harapan, di Kepulauan Seribu. Dari Pulau Harapan barulah kita menuju Pulau Sepa dan Pulau Papateo. Camping ceria di Pulau Papateo, berenang di pantai, lalu esoknya dalam perjalanan pulang ke Pulau Harapan, mencoba menurunkan tali di Pulau Kayu Angin. Persiapan yang kurang detail dan miskomunikasi membuat trip ini relatif tidak sukses. Bagaimanapun juga nikmati saja dan terima kasih buat teman-teman yang sudah mengkoordinir dan ikut serta menemani di trip ini.

2015-04-26 Berkunjung ke Penangkaran Penyu Sisik di Pulau Pramuka

Hari kedua, setelah berlatih freedive di Pulau Pramuka (klik di sini) dengan menggunakan kapal hopping island atau sering disebut kapal snorkeling, kita mempunyai waktu untuk menelusuri pulau ini. Tanggal 26 April 2015, kita berjalan ke sisi lain dari pulau. Ada tempat penangkaran penyu di Pulau Pramuka ini. Tempat penangkaran penyu ini mengkonservasi jenis penyu sisik.

Di Pulau Pramuka terdapat rumah untuk penangkaran penyu. Papan menuju tempat penangkaran penyu, 100 meter lagi. — at Pulau pramuka(kepulauan seribu. 

2015-04-26 Rumah Makan Hajah Leha di Pujaseri Muara Angke, Favorit bagi Rombongan Trip

Sepulang dari trip ke Pulau Pramuka ( klik di sini ) kita sepakat untuk kembali menambah energi di Rumah Makan Hajah Leha, yang terletak di Pujaseri (Pusat Jajanan Serba Ikan) Muara Angke..

Rumah makan ini cukup favorit buat kita yang sering pergi ke pulau. Biasanya jika masih ada sisa uang share cost, kita akan pakai beramai-ramai, lalu kekurangannya baru kita hitung dan dibagi rata sesama peserta. Bumbu masakan juga cukup nikmat, ada bumbu mangga muda, ada sambal yang lain juga. Ibu pemilik warung juga cukup ramah. Dan juga tersedia free wifi dari Telkomsel.


2015-04-25 Berlatih Freedive di Pulau Pramuka Bersama SNF Plus

Hari Sabtu pagi berangkat bersama dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, di sebelah utara Jakarta. Rombongan mayoritas dari Jabodetabek, ditambah dua kakak beradik dari Bandung. Cuaca cerah, homestay relatif nyaman, spot diving yang belum sesuai harapan. Terima kasih buat teman-teman semua, khususnya Kang Rakay dan Neng Mutiara yang mau sabar mengajari orang tua menyelam sampai 12 meter FIM dan 11 meter CWT.





Letak Pulau Pramuka di antara pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu. — at Pulau pramuka(kepulauan seribu.

Thursday, July 7, 2016

2015-03-01 Trip Satu Hari ke Pulau Pari di Kepulauan Seribu


Pulau Pari terletak di Kepulauan Seribu. Berkumpul di daerah perempatan Cengkareng - Daan Mogot, menggunakan mobil angkutan umum plat hitam ke pelabuhan Muara Kamal, tempat pelelangan ikan Muara Kamal, kemudian 38 orang menyeberang menggunakan dua perahu sewaan. Di Pulau Pari kita mengunjungi Pantai Pasir Perawan, dan kemudian dua spot snorkeling. Dari dua spot snorkeling tersebut saya berpendapat bahwa karangnya sudah mulai rusak, lalu anemon lautnya sangat minim, syukurlah masih cukup banyak ikannya.

2015-02-01 Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu ... Pulau yang Cukup Dekat


Pulau Untung Jawa adalah salah satu pulau diantara 200an pulau di Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu berada di bawah naungan Propinsi DKI Jaya. Uniknya pulau ini lebih dekat dengan Pelabuhan Tanjung Pasir yang berada di wilayah Tangerang yang masuk ke dalam Propinsi Banten. Dari Pelabuhan Tanjung Pasir, cukup dijangkau dalam waktu 20-30 menit saat cuaca cerah, dan sekitar 30-45 menit bila cuaca tidak mendukung, seperti saat ini. Banyak sekali kapal rakyat yang melayani setiap saat tanpa yang rutin berangkat tanpa jadwal.

Pagi itu saya berangkat dari rumah sendiri, anak-anak tidak ada yang mau ikut. Lalu saya mengajak dua keponakan, Erik dan Nikolas, untuk menemani. Pagi itu hujan sangat deras. Kita berangkat agak siang. Lalu mencoba mencari jalan ke arah Tanjung Pasir, ini kali pertama saya menuju ke arah Tanjung Pasir tanpa guide yang sudah pernah ke sana. Kedua keponakan saya juga tidak hafal jalan ke sana. Seingat saya masuk tol bandara dan keluar menuju arah utara. Rupanya saya keluar lebih cepat dan berjalan berputar bolak-balik ke arah Menceng. Sampai menembus jalan yang cukup kecil dan membingungkan. Dengan dipandu Google Map dan bertanya ke penduduk yang dilalui, akhirnya sampailah di Pelabuhan Tanjung Pasir siang itu. Mungkin sekitar pukul 1 siang. Lama sudah berkendara berputar-putar. Cuaca mendung dan berangin kencang.

Thursday, June 30, 2016

2016-06-04 MAY to Pulau Payung

Tanggal 4 Juni 2016, hari Sabtu pagi, kita sedang heboh di Pelabuhan Kaliadem. Pasalnya beberapa peserta belum muncul di pelabuhan. Ada yang masih ribut dengan ojek, ada yang masih ribut dengan kereta, segala macam urusan transportasi menuju ke Kaliadem.

Sementara itu para anggota geng Main Air Yuuk (MAY) sudah siap dengan karcis kapal dan barang bawaannya masing-masing di dalam gedung loket pembelian karcis di Kaliadem, Jakarta. Hari ini rencananya 28 orang akan berangkat ke Pulau Payung dengan dikomandoi oleh mbak Utami Nandawati Imaniar yang akrab disapa Nanda. Mbak Nanda yang masih single namun sudah punya calon dan kabarnya akan segera berlanjut ke jenjang yang lebih mapan ini, punya hobi travelling. Sengaja kali ini kita daulat lagi untuk mengomandoi trip ini.

Wednesday, June 29, 2016

2016-06-25 Berlatih 20m di Pulau Pramuka

Masa puasa bagi teman-teman yang beragama Islam sedang berlangsung, masih banyak waktu sampai dengan Hari Raya Idul Fitri 6 dan 7 Juli 2016. Biasanya saat puasa memang aktivitas bermain air sedang surut. Kolam renang sepi. Pulau pun ikut sepi. Rencana awal tanggal 18 Juni akan ke Pulau Pramuka, namun karena berbagai hal, akhirnya diundur menjadi tanggal 25 Juni 2016.

Kali ini memang kita akan lebih banyak berlatih menyelam lebih dalam dan mencoba berlatih dengan prosedur keamanan yang kita tahu. Memang terbatas, tapi tak ada salahnya terus berusaha. Safety first. 

Dengan kondisi demikian, trip ini tidak diumumkan ke teman-teman di luar grup Main Air Yuuk. Terutama bagi yang lebih suka snorkeling cantik dan mencari spot-spot foto. Harap maklum.

Tuesday, May 3, 2016

2014-07-20 Pulau Tidung

Iseng-iseng Hari Minggu, 20 Juli 2014, berjalan ke Pelabuhan Muara Angke, rencananya berangkat pagi dan pulang hari itu juga. Sehingga tidak membawa baju untuk menginap. Bersama dengan anak pertama James. Mobil diparkir di areal parkir.


Kapal kayu ini berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, pukul 07.00, tarip 35 ribu rupiah, per orang, sampai sekitar 2.5 jam. Kapal ini memuat penduduk dan pelancong. — at Pelabuhan Muara Angke.